Showing posts with label vita n friends. Show all posts
Showing posts with label vita n friends. Show all posts

Monday, 6 September 2010

nyoto 2

Be Hestu Pagi-pagi mau berangkat kantor AKU (bukan NYOTO) menemui 2 orang yang tiba-tiba masuk halaman rumah membawa peralatan genter dan kurungan. AKU: "Mas mau nyolong kedondong dan pelem ya?". Mas: "Mboten kok Pak, kito mau ngumpan manuk". Aku: "Sampeyan wis gawa manuk gitu kok",". Mas: "Manuk saya memang untuk umpan mas". Aku: "Whelah manuk kaya gitu bisa dipakai ngumpan?". Mas: "Ya bisa wong serba guna kok".


Be Hestu Nyoto ditanya mahasiswa. Mhsw: "Pak Nyoto, kenapa dosen ilmu politik kalau ngajar tidak pernahsambil jalan-jalan di kelas". Nyoto: "Gitu aja kok ditanya to Mas". Mhs : "Kalau menurut Pak Nyoto, kira-kira kenapa ya." Nyoto: "Mungkin saja disamping dosen dia juga pejabat". Mhs: "Loh, apa hubungannya pak?!!" Nyoto : "Ya kalau dia berdiri, takut kursinya diduduki orang lain, apalagi mhsw ilmu politik khan suka demo"


Be Hestu Nyoto: "Hes perjuangan anti korupsi ketoke lebih berat ketimbang perjuangan melawan penjajah yo". Aku: 'Podho wae Nyot". Nyoto: "Lha kok podho wae, khan kalau melawan penjajah cetha lawane, tinggal angkat senjata bambu runcing, bedil, keris, dll wis beres". Aku: "Lho sampeyan gak eling po, kalau penjajah melakukan politik pecah belah. Koruptor ya melakukan itu Nyot, jadi podho wae"


Be Hestu Aku: "Nyot..anggota DPR lucu-lucu ya nganti gedungnya arep dibangun nganggo fasilitas kolam renang dan fitness centre, pantes Srimulat bubar wong wis ana saingane". Nyoto: "Lho kolam renang dan Fitness Centre kuwi khan sesuai dg bidang pekerjaannya to". Aku: "Ngawur wae sampeyan". Nyoto: "Ora ngawur Hes, Kolam renang kanggo ngademke pikiran, lha nek Fitness khan lebih kejam dr pembunuhan"


Be Hestu Aku: "Nyot HPmu kuno kok bisa update status pesbuk terus to". Nyoto: "Hehehe...Nyoto canggih kok Hes". Aku: "Carane piye Nyot?" Nyoto: “Oww, gampang Hes, aku cuma kirim SMS ke
Tri?” Aku: “Ohh sampeyan ngango Kartu Three sing gratis internetan kuwi ya?”. Nyoto: "Dudu Hes, kuwi lho Tri Bawono kancane dewe sing jaga Warnet 24 Jam, lha nek aku arep update status tinggal sms, trus deweke sing nulis nang pesbukke".



Tuesday, 1 June 2010

That's what friends are for!


What I am now can't be separated from my environment especially friends
who have been with me since I was child.
I've changed and am changing and will always be changing because of them.
I was a shy and bad-tempered person
but now I believe I am a more confident and happy individual.

Here are some few illustrations on friends
who have been influencing my personality and characters.


Gregoria Arum Yudarwati
A friend since in TK Mater Dei Marsudirini
Now, my colleague in Communication Studies, FISIP, Atma Jaya Yogyakarta University
I've learnt from her how to be smart, discipline and an endless student


Nimas Adianti Purnami
A friend since in SD Marsudirini
I've learnt from her how to be independent, brave and faithfull
how to respect each other




Hartiwi Kusumaningrum
A cousin and a friend in SMP N 4
First I knew her when we went to Bali in July 1985
From her, I've learnt courage, English, confidence and family relationship


Anita Wulandari
A cousin and a friend in SMP N 4
She's taught me how to respect the oldies and keep the family bond


Suhertinah
A friend in SMP N 4
She's shared that life is beautiful, so keep on smiling
I always laugh a lot when I meet her
she is so funny!!


Tri Soewandari (the left one, of course!)
A friend in SMP 4
She's taught me how to be independent, confident and never fear of anything
Life is too beautiful to worry!



Christina Anggraini
A friend in SMA 2
She taught me how to ride a motorbike!!
I still keep this bike untill now: AB5931AH!!
She is so funny
I've learnt how to be a comedian from her even she doesn't feel she's the one!
And I learn also how to be the best and faithful friend


Vincencia Sri Helianingtyas
A friend in B-KOMPELK
We shared our young life together, even she shared her bed!
Many experiences she's been giving to me untill now.
She's a good listener and advisor
I've learnt friendship, spirituality and family responsibility from this dear friend!


Katharina Sutharia
A friend from Wisma Bahasa
Many amazing things she's been sharing
From friendship, relationship, family, and books to everlasting support
We did have crazy moments
We keep the relationship
'Till now

Lies Prijadi

Lies Sutjiati
A friend in Pusat Bahasa - UAJY
She is so faithfull, patient and well-tempered
She always speaks positive and comforting words
How is my current life without her?

FRIENDSHIP LASTS FOREVER

I L-O-V-E YOU ALL GUYS!!

I can't imagine how I could be without you all!

Monday, 31 May 2010

n y o t o


Benediktus Hestu


Benediktus Hestu



Benediktus Hestu Nah ketemu mbaknya lg yg ngira Adyaksa Dault. Kok malah nekad bilang: "Ini pak Adyaksa ya". Aku: "Bukan mbak, saya Nyoto". Si mbak: "Duh pak jgn bohong dong". Aku: "Sumpah bukan mbak". Si mbak: "Whalah pak wong pacar saya aja juga bilang klo bpk adalah Adyaksa Dault, please ngaku aja deh".Aku: "Iya dech saya nyerah, saya memang Adyaksa Dault, trus sampeyan mau apa mbak". Si Mbak: "Cuma mau bilang...kok gak mirip ya".

Benediktus Hestu Nyoto kirim inbox: "Hes, tolong sampaikan kepada mirid-mudirmu, Aku sudah berusaha memberikan segalanya, tidak ada satupun yang kusimpan, semua kemampuan sudah kekerahkan, namun aku yakin bahwa yang kuberikan masih sangatlah kurang, di luar sana adalah perjuangan kalian yang sesungguhnya. Semoga bekal yang kuberikan padamu cukup untuk berperang dan meraih kemenangan. Doaku khan selalu menyertaimu". Aku: "Amin Nyot"

Benediktus Hestu Perjuangan seorang pendidik tidak berhenti sampai peserta didik lulus. Perjuangan itu tetap berlangsung terus sampai mereka meraih kesuksesan seturut cita-citanya. Kendati perjuangan itu tidak dilakukan secara langsung, namun doa dan pengharapan dari sang pendidik untuk para alumni tetap terus dilakukan. Walaupun terkadang sang alumni melupakan perjuangan itu. DOAKU MENYERTAI KALIAN SEMUA..INI PESAN NYOTO.




Benediktus Hestu Nyoto tes urine di klinik. Saat nunggu ada cowok nangis sambil memegang jarinya. Nyoto: "Udah gede kok nangis kenapa mas". Cowok: "Saya habis tes darah mas." Nyoto: "Trus kenapa nangis, takut?" Cow: "Bukan. Ketika sedang menjalani tes darah jariku dipotong mas.". Nyoto langsung diam pucat dan mulai nangis juga. Aku: "Lho Nyot, kok sampeyan nangis kenapa". Nyoto: "Duh Hes, aku kesini arep tes urine je, iki piye"


Benediktus Hestu Indosiar: "Tawuran antar Desa di Palembang dipicu salah paham". Nyoto komen: "Salah paham kok tawuran, yg mengakibatkan tawuran itu ya Salah-salahan antar kelompok bukan salah paham. Oleh karena itu janganlah engkau menyalahkan musuh-musuhmu, sebelum kamu mampu menyalahkan dirimu sendiri. Berbahagialah mereka yg mampu menyalahkan diri sendiri, karena merekalah yang membuat dunia tidak saling salah" (1Nyoto: 2-3)


Benediktus Hestu Nyoto: "Hes seandainya sampeyan jadi Gayus yg duwitnya bermilyar-milyar dan emasnya berbatang-batang, arep ngapa". Aku: "Aku arep memberikan bea siswa untuk anak-anak miskin, buka panti asuhan, buka rumah jompo, dan kasi santunan bagi keluarga miskin". Nyoto: "Duh, sahabatku iki jan berhati mulai, lha trus nek harta bendamu habis piye?". Aku: "Gampang Nyot, cari orang yang tanya seandainya maneh seperti sampeyan".


Benediktus Hestu Mumpung santai saya main ke rumah Nyoto. Kulihat Nyoto sedang duduk termenung di depan cucian di ember. Aku: "Nyot tumben malam minggu gak jalan-jalan". Nyoto: "Cucian banyak kayak gini kok jalan-jalan". Aku: "Lha sampeyan kok gak segera mencuci, malah mung ndodok wae". Nyoto: "Aku lagi nunggu Hes, khan jarene Iklan sabun yang kupakai ini bisa mencuci sendiri". Aku: "Oalah Nyot".


Benediktus Hestu ‎: "Ternyata lagu Manusia Bodoh (Ada Band) itu dipesan oleh Doraemon untuk sahabat-sahabatnya yang bernama Doramudeng, Dorangerti, dan Dorasinau". Pertanyaanya adalah: "Iki status apa maneh?


Benediktus Hestu ‎: Kalimat "Pergi tanpa pesan" dalam bahasa Jawa mengandung dua arti yaitu: (1) Lunga ora pamit, dan (2) Lunga tanpa wejangan. Dua arti itu sebenarnya ingin memberikan pemahaman bahwa "Pergi tanpa pesan" adalah Lunga ora Kandha-kandha. Nah pertanyaannya adalah: "IKI STATUS CAP APA?"


Benediktus Hestu Nyoto panik anaknya nelan potongan pensil. Nyoto: "Hes.....tulung...tulung...tulung!!!!". Aku: "Ana apa to Nyot kok bengok-bengok, teriak-teriak gak karuan". Nyoto: "Tulungi Hes, anakku nelan pinsil". Aku: "Whaduhh gawat Nyot, oke..oke aku segera meluncur ke rmhmu ya. Trus skr apa yg km lakukan Nyot?". Nyoto: "Terpaksa aku nulis nganggo ballpoint Hes".


Benediktus Hestu Homili Nyoto di hari Minggu: "Ketuklah pintu maka engkau akan dibukakan, dobraklah pintu maka akan dipanggilkan satpam" (1 Nyoto: 123)


Benediktus Hestu Tiba-tiba ada pesan inbox dr Nyoto: "Hes...rayakanlah hari Tuhan, seperti engkau merayakan hari libur dan Jika engkau memberi kepada saudaramu yang miskin, Janganlah tangan kirimu melihat tangan kananmu. Melainkan pergunakanlah ke dua tanganmu itu bersama-sama, agar tidak ada tangan yg cuma melihat-lihat saja (1 Nyoto: 234)"


Benediktus Hestu Nyoto telp: "Duh Hes, aku gak ke greja lagi to hari minggu ini". Aku: "Wah Nyot, kapan sampeyan nek dina minggu ke Greja, aku malah wis nang Ganjuran mau bengi". Nyoto: "Aja ngledek gitu to Hes, aku ki rajin nang greja kok". Aku: "Whalah rajin nang greja kok gak pernah ketemu". Nyoto: "Lho Grejamu dimana to Hes? aku di Bintaran kok". Aku: "Aku di Kotabaru Nyot". Nyoto: "Waaa yo pantes nek ngga ketemu"




Benediktus Hestu Nyoto: "Arep madang wae kok diumumkan di FB". Aku: "Nyot, kok crigis to sampeyan, mau diumumkan mau dikumandangkan itu terserah sing nulis". Nyoto: "Hehehe sampeyan yo crigis Hes, aku mau crigis nang FB atawa meneng wae khan yo terserah aku dewe"


Benediktus Hestu Semalam ke Dokter diantar Nyoto. Dokter: "Siapa yang sakit mas?". Nyoto: "Ini dok teman saya, namanya Hestu". Dokter: "Baik, saya periksa sebentar ya". Selesai periksa dokter marah-marah: "Sampeyan ini gimana to mas, temen sampeyan ini panasnya tinggi sampai kulitnya gosong hitam legam kok baru dibawa kesini". Nyoto: "Dok... sampeyan keliru kancaku Hestu ini kulitnya hitam legam pancen gawan bayi je"


Benediktus Hestu Aku main PS, tiba Nyoto datang dan langsung komentar: "Hes, di PS kok gak ana menu Tim PSSI ya" Aku: "Lho lha opo PSSI di program jadi permainan di PS, gak ana manfaate Nyot". Nyoto : "Kok gak ana manfaate kenapa to". Aku: "Nek PSSI dimasukkan di PS, tombol stick gak ana gunane sebab dikendalikan kaya apa tetep hasile kalah kok"


Benediktus Hestu Nyoto: "Laptopmu kena Virus yo Hes?". Aku: "Iyooo!!! dikandani don't distrub kok malah takon". Nyoto: "Makane nek pilek trus sentrab-sentrub aja dolanan laptop, kuwi ketularan virusmu Hes". Aku: "Pilek...pilek!!!!....pilek racing po"


Benediktus Hestu Nyoto jualan buah persis di bawah larangan "DAERAH TERLARANG UNTUK JUALAN". Petugas Satpol PP negur: "Mas..sampeyan isa baca tulisan itu". Nyoto: "Justru aku ngerti makanya aku jualan di sini". Satpol PP: "Lha wis ngerti kok nekad jualan disini". Nyoto: "Baca sendiri to mas, khan tulusanne TERLARANG, coba nek TERMURAH, aku emoh jualan nang kene"


Benediktus Hestu Nyoto nulis renungan di BBMnya : "Ketika kamu berdoa, masuklah kamu ke dalam kamar dan kunci dengan rapat, karena Bapamu yang di atas sana sudah mengetahui isi hatimu. Janganlah kamu berdoa dengan rapat, karena kamarmu akan terkunci"

Benediktus Hestu Nyoto: "Hes, fotomu kok gonta-ganti to". Aku: "Suka-suka ke to Nyot". Nyoto: "Lho aku mung arep menyarakan je". Aku: "Menyarankan apa?". Nyoto: "Ngga usah gonta-ganti foto Hes, rupamu gak berubah kok, tetep remuk rempu kok". Aku: "Lha padha karo sampeyan to"


Benediktus Hestu Semua Tim Football pada berdoa kepada Tuhan isi doanya: "Ya Tuhan berilah kami kemenangan dalam pertandingan besar ini" di Jawab oleh Tuhan: "Semua Tim sudah berdoa seperti itu, maka dengan ini Kufirmankan kepada kalian, usaha sendiri dan bertandinglah dengan kekuatan dan teknikmu sendiri ya, Aku bingung mau bela yang mana"


Benediktus Hestu Sekarang semua dalam genggaman...Nyoto nyahut dg masih nyengir pamer GIGI EMASnya: "Apa Hes yg dalam genggaman" Aku: "Onde-onde panganan favoriteku, jelas to. Nyoto: "Jelas Hes, untuku apik to Hes". Aku: "Apik banget, kaya lampu natal"


Benediktus Hestu Khayalan Nyoto> Nyoto: "Hes, seandainya dapat uang Rp. 1 milyar, sampeyan arep ngapa?" Aku: "Tuku omah mewah, tuku mobil mewah, sisanya untuk keliling dunia, trus nek sampeyan Nyot?" Nyoto: "Sing 500 juta tak bagikan anak2 jalanan sejogja". Aku: "Lha sisane?" Nyoto: "Tak sumbangke panti asuhan Hes". Aku: "Lho Nyot, sampeyan gak pengin sugih po?".Nyoto: "Whalah, khan tinggal ngayal maneh entuk 1 milyar to Hes"


Benediktus Hestu Pagi-pagi buka garasi dikagetkan Nyoto sudah berada persis di depan pintu garasi sambil nyengir kelihatan GIGI EMAS barunya. Aku: "Asemmmm, tenan sampeyan iki...kaget aku". Nyoto: "Hehehehehe, apik to Hes". Aku: "Apa sing apik...GIGI EMASmu kuwi". Nyoto: "Hehehe, iya dong". Aku: "Lha ngapa kok Gigimu km lapisi Emas kuning kayak gitu". Nyoto: "Hehehe, biar kaya Neon Hes, gak usah bawa senter nek dolan nang ngomahmu"


Benediktus Hestu Sementara sudah selesai...sudah dikirim ke Kab. Lingga (Riau)...tinggal menunggu khabar selanjutnya...Nyoto menjawab: "Apa sing tok kirim Hes". Aku: "Sampeyan kok takon wae to". Nyoto: "Hehehe, soale aku pingin ngerti je". Aku: "Sampeyan ngerti email Nyot". Nyoto: "Wah yo ngerti dong, saya kok, email kuwi lapisan gigi to". Aku: "Bener, jd sing tak kirim gigimu kuwi nyot"


Benediktus Hestu Aku telp Nyoto: "Nyot, dina ini aku gak mau kau ganggu, gaweanku lagi padat merayap" Nyoto: "Oke Hes, ning kalau aku takon sithik-sithik boleh to" Aku: "Nek takon saiki wae yo". Nyoto: "Whalah wong sekarang aku belum ada pitakonan je". Aku: "Ya, golek sak ketemunen, nek ora entuk tuku". Nyoto: "Mengko di kira plagiat Hes". Aku: "Gak papa, Plagiat isih nang kampus kok, ngurusi mhsw". Nyoto: "Kuwi Pak Giat Hes"


Benediktus Hestu Kok ngantuk polll ya. whaduh jangan-jangan diabetes ya. Nyoto tiba-tiba nyahut: "Kuwi apa Hes" Aku: "Kencing manis Nyot" Nyoto: "Wah kebeneran Hes, nek aku ngopi langsung nyadong yo"


Benediktus Hestu Hujan....jwb Nyoto: "Rasah thok umumke wis ngerti Hes"


Benediktus Hestu Nyoto minta advis. Nyoto: "Hes ana klambi apik bgt ning kok hargane mahal yo". Aku: "Lumrah Nyot, ana rega ana rupa". Nyoto: "Aku pengin tuku ning uangku gak cukup je Hes". Aku: "Saranku gak usah beli Nyot". Nyoto: "Lho kenapa?" Aku: "Eman-eman klambine Nyot nek tok enggo"


Benediktus Hestu Ada mhsi tanya sama Nyoto: "Pak Nyoto, syarat untuk ambil KRS semester sisipan apa ya" Nyoto: "Sampeyan sdh baca buku pedomannya mbak" Mhswi: "Sudah pak, tapi buku itu isinya cuma angka-angka pak" Nyoto: "Ach masak sih mbak" Mhsw: "Betul pak, ini coba dilihat". Nyoto: "Whaduh mbak ini khan buku pedoman telp"


Benediktus Hestu KRS Semester Pendek...Nyoto: "Kok semester pendek kanapa to Hes?". Aku: "Sing KRS pendek-pendek Nyot"


Benediktus Hestu Nyoto ditangkap Polisi> Saat diinterogasi Polisi bertanya: "Hai kenapa sampeyan pakai seragam polisi dan pakai pangkat KOMBES?". Nyoto: "Lho pak sekarang khan zaman demokrasi to". Polisi: "Maksud sampeyan apa?" Nyoto: "Zaman demokrasi itu antara rakyat dengan aparat setara". Polisi: "Trus?" Nyoto: "Bapak saja yang polisi boleh nyamar berpakaian wong biasa, kok aku wong biasa gak boleh nyamar berpakaian polisi?"


Benediktus Hestu Nyoto ujian open book@ Pengawas: "Hai mas kok soalnya gak dijwb, malah thilang-thileng pahpoh" Nyoto: "Lho pak khan ujian ini openbook" Pengawas: "Iya tp itu soal di jwb" Nyoto: "Gimana mau jwb pak, wong buku yg saya bawa komik doraemon isinya gambar semua, lagi pula khan ujiannya hanya suruh buka buku, gak disuruh jawab"


Benediktus Hestu Nyoto bingung mulih> Hes: "Wingi aku khan konsul sampeyan masalah berat badanku to". Aku: "Bener sampeyan kuanjurkan berlari 15 km setiap hari, selama 30 hari". Nyoto: "Bener Hes..saiki berat badanku wis ideal..sip..macho..gagah". Aku: "Syukurlah nek ngono". Nyoto: "Ning saiki aku ana masalah Hes". Aku: "Whalah masalah apa maneh to Nyot?" Nyoto: "Piye carane aku mulih Hes? Soale aku wis berjarak 450 Km dari rumah!"


Benediktus Hestu Aku: "Whaduh Nyot sampeyan saiki nganggo BB yo". Nyoto: "Bau Badan yo Hes". Aku: "Ora maksudku BlackBerry". Nyoto: "Hahaha ben kethok kaya anggota DPR Hes". Aku: "BBmu kuwi keluaran mana? Mexico, Canada apa China". Nyoto: "Keluaran Toko Hes".

Benediktus Hestu Nyoto beli paku di depan rumah> Nyoto: "Pak beli paku sekilo ya" Penjual: "Paku apa mas, Paku reng, paku usuk, paku jamur". Nyoto: "Paku jamur pak". Penjual: "Udah malam kok beli paku mas...untuk apa?" Nyoto: "Tak enggo maku kursi pak". Penjual: "Kursine kenapa mas". Nyoto: "Pak, sampeyan penjual paku apa wartawan to, wis cepet pakune mana?" Penjual: "Oke..oke..dibungkus ya Mas?" Nyoto: "Ngga....makan disini".


Benediktus Hestu Menginjak subuh habis dari Hugo"s, Nyoto mabuk berat. Waktu naik Trans Jogja dia duduk di
sebelah kakek tua. Si kakek itu memandangnya dari atas ke bawah,
kemudian berkata: "Nak kelakuanmu seperi ini....tahu nggak, kamu akan ke neraka!". Nyoto langsungi melompat kaget dan berteriak: "Stop...stop kirrii mas. aku salah nai
k bis."


Benediktus Hestu Nyoto tanya: "Hes, saiki gadis2 nek jalan2 sukanya pakai clana pendek banget yo". Aku: "Rasah gumunan Nyot, memang wis trend mode kok". Nyoto: "Aku mung heran, kok mereka aman-aman dan gak kuatir yo". Aku: "Maksudmu ora kuatir dicolek-colek ngono?". Nyoto: "Bukan itu, soalnya wingi aku ikut-ikutan pake clono pendek banget malah dikejar KIRIK je". Aku: "Lha kuwi soale sikilmu kebak rambut, dikira kucing".


Benediktus Hestu Aku: "Nyot, sampeyan gak nang greja?" Nyoto: "Yeee ngenyek aku wis nang greja sabtu sore kok". Aku: "Lho kok gak ktemu aku?" Nyoto: "Lha sampeyan duduk disebelah mana?" Aku: "Biasa Nyot, di sayap utara Greja Kotabaru, lha sampeyan dimana?" Nyoto: "Sayapnya sayap utara, jaga parkir Hes". Aku: "Brarti gak ikut misa itu namanya". Nyoto: "Gak aku wis tau Hes"


Benediktus Hestu Pengemis: "Kasih saya Rp. 500 untuk makan Mas!". Nyoto : "Sanese mawon dik saya tidak punya!". Pengemis : "Kalau begitu Rp. 300 aja mas untuk beli bubur". Nyoto: "Gak Ana dik, sanese mawon yo!". Pengemis: "Nek Rp. 100 mas, ada tidak?, untuk beli es teh!". Nyoto: "Sampeyan iki kok ngeyel to, ngemis kok ngeyel...aku gak duwe...wis lungo kana!!!!" Pengemis : "Wah...ternyata nasib sampeyan lebih parah dari nasibku!"




Wednesday, 19 May 2010

manusia langka

Darinya aku belajar menjadi gila yang terdidik

Darinya aku belajar bahasa eh aksen aneh yang menguras otak

Darinya aku belajar hidup ini indah

Namanya: satu .. dua .. TIKAAA

Courtesy: Tika

Aku tidak mengira ada orang segila ini. Prosentasenya mungkin hampir 100%, tapi tetap dengan kesadaran tinggi juga 100%. Bagaimana ilustrasinya? Lihat saja salah satu foto profilnya di atas.

Courtesy: Tika

Setelah dirunut, ternyata hampir semua anggota keluarganya mempunyai kemiripan karakter. Cek gambar wisuda di atas. Ayahnya begitu mengagumkan sebagai model kepala keluarga yang 'kreatif', ini istilah lain daripada yang aku pakai sebelumnya... hehe

Sudah aku cek ke nara sumber: Vincencia Tika Dianti, katanya adiknya melebihi dia, mungkin ukuran prosentase malah tidak ada karena lebih dari itu hehe...

Ibunya? Seharusnya juga tidak jauh-jauh dari anggota keluarga yang lain, tapi belum aku konfirmasi.


BAHASA BENDELIDA GLISIS ODAG

Ketika masuk ke facebooknya, aku melihat salah seorang temannya menulis di Wall-nya, "Aba gabal?".

Nah ini ciri-ciri orang kreatif, menurutku.

Kemudian aku mencoba menulis di statusku: "Aba gabal deman-deman?"

Dia mengomentari sebagai bahasa untuk penderita krisis otak... haha..

Berikut komentarnya:

Tika:

ro ibu gog bisa bage bahasa ini?

ini bahasa yang saya jibdagan dengan deman-deman saya sesama bendelida glisis odag...
bagaimana bu bida bisa mengeldi?

abaga munggin ibu mendelida benyagid yang sama...?
hagagagaggagagagaga......

Menurutku ini cara unik berkomunikasi yang sangat brilian!

Menurutnya:

Tika:

glisis odag ini sebenalnya benyagid yang belmanbaad galena dabad merawan benuaan dini.....

Aku setuju ...

Kita harus berpikir keras sebelum memakainya dalam bentuk lisan maupun tertulis. Ada aturan pakem yang harus diikuti supaya bisa ada saling pengertian atau komunikasi lancar di antara para penderita...

Salah satu teman berkomentar:

Mbak Lina:

hahahaa.... seru juga buat hiburan di kala siang... :-D

Lebih dari seru!!!

Berikut rumusnya:

Dari Tika:

ganti t dengan d
d tetap d
ganti p dengan b
v dan f juga diganti dengan b
yang b tetab b
ganti k dengan g,,, jadi nama saya diga...
g tetap g
ganti c dengan j
j tetap j
tukar r dengan l
tukar l dengan r
tidak ada h di akhir kata, misal gajah -> gaja

Menurutku, harusnya s diganti jadi c atau z bila kita konsisten dengan posisi lidah.

Nanti ah aku konsultasikan dengan ahlinya ...

Efek setelah mencoba:

- leher bengkak

- berasa seperti sinchan

- kayak di masa Flinstone (Siska yg berkomentar)

Kalau menurut Tika:

begidura lasannya bu bida...
ini balu menuris saja..
saya dan deman-deman menggunagannya sebagai bahasa ibu, diujabgan sehali-hali..

jadi ga juma guru aja yang benggag, idung juga namba beseg...
ini delinsbilasi dali abjad golea, jadi bahasa ini disebud bahasa indogolea gaur....

Saat itu sehari sebelum acara Lech Walesa datang, aku khawatir lidahku kaco setelah latihan BBGO (Bahasa Bendelida Glisis Odag) padahal Polish language ga beda jauh susahnya tapi rumusnya beda banget, Lukasz yang baik telah menolongku lewat sms.

Ketakutanku dikomentarinya:

Tika:

garo bunya leg wawensa dan lugas idu bahasanya menyigsa bu,, berum2 nandi rida jadi gliding..

gediaga bisa bun yang deldengal hanya suala bagai desisan angin...

jangan mumed duru bug..dalibada halus belajal dua bahasa mending ajalin leg bahasa ini aja, bial selagam, dan borandia juga gaya bahasa,,,

Cita-citanya tentang bahasa ini:

Tika:

wa.... bu bida suda bindal bahasa ini...
saya jadi deg2an,, sebeldinya ada gans bahasa ini sadi bahasa nasionar.....o.O

Hahaha ...

Hidup ini indah dengan semangatnya!!!

Hiduplah terus Tika, indahkan dunia dengan racunmu... hag hag hag hag hag...